PIKIRANMERDEKANEWS. COM, Jakarta, 26 Agustus 2026 — Mewujudkan masyarakat lanjut usia yang sehat, mandiri, produktif dan bahagia menjadi komitmen yang terus didorong BPLansia Indonesia. Ketua Umum BPLansia Indonesia St. Karmen Siregar menilai tujuan tersebut membutuhkan kerja sama erat antara organisasi BPLansia dan pemerintah.
Komitmen itu disampaikan St. Karmen dalam kegiatan Gerak Jalan Sehat dan Senam Sehat BPLansia DKI Jakarta yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Selain kegiatan olahraga bersama, acara tersebut dirangkai dengan pelantikan pengurus BPLansia di lima wilayah DKI Jakarta. Rangkaian acara juga diisi pertunjukan angklung yang menambah suasana kebersamaan para peserta.
Bagi St. Karmen, kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas karena menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus mempertemukan BPLansia dengan pemerintah dan masyarakat lansia.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, termasuk jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi di lima wilayah merupakan bagian penting dalam memperluas program BPLansia.
“Dengan terbentuknya kepengurusan di lima wilayah DKI Jakarta, kita berharap pembinaan dan program untuk lansia dapat semakin dekat dengan masyarakat,” ujar St. Karmen.
Ia juga mengapresiasi kerja keras Ketua BPLansia DKI Jakarta DR. Serirama Butarbutar bersama seluruh jajaran pengurus dalam memperkuat organisasi.
Apresiasi untuk Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta
Salah satu perhatian khusus dalam sambutannya ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin.
St. Karmen memberikan apresiasi atas peran Iqbal dalam mengoordinasikan berbagai dinas dan unsur terkait sehingga kegiatan BPLansia DKI Jakarta di kawasan Monas dapat terlaksana.
“BPLansia Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih secara khusus kepada Bapak Iqbal Akbarudin, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, yang telah mengoordinasikan semua dinas terkait untuk mendukung kegiatan BPLansia Provinsi DKI Jakarta,” ungkapnya.
Menurut St. Karmen, dukungan pemerintah daerah menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani berbagai kebutuhan lansia.
Ia berharap pola kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan dalam berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat lanjut usia.
“Sinergi seperti ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami berharap dukungan pemerintah dapat terus diberikan agar program BPLansia dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Penguatan Program Kelanjutusiaan
St. Karmen menjelaskan bahwa BPLansia memiliki komitmen untuk menjadi mitra pemerintah dalam mendukung kebijakan kelanjutusiaan.
Ia mengaitkan upaya tersebut dengan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan yang menekankan pentingnya perhatian dan strategi nasional terhadap kehidupan masyarakat lanjut usia.
BPLansia, kata dia, akan terus mendorong program yang berkaitan dengan perlindungan, pembinaan, pemberdayaan, kesehatan dan peningkatan kualitas hidup lansia.
Untuk mencapai tujuan tersebut, seluruh jajaran organisasi diminta memperkuat koordinasi.
“Pengurus pusat, provinsi dan lima wilayah harus terus bekerja bersama. Jangan sampai program hanya berjalan di tingkat organisasi, tetapi harus sampai kepada lansia di tingkat akar rumput,” jelasnya.
Mengubah Perspektif tentang Lansia
Ketua Umum BPLansia Indonesia tersebut juga mengajak masyarakat untuk melihat lansia dari perspektif yang lebih positif.
Lansia yang tetap aktif, sehat dan mandiri, menurutnya, memiliki potensi besar untuk berkontribusi bagi keluarga, masyarakat dan bangsa.
Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki generasi lanjut usia juga dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi muda.
“Lansia bukan hanya kelompok yang perlu mendapatkan perhatian. Lansia sehat dan berguna adalah aset bangsa, pejuang pembangunan dan teladan bagi generasi muda,” kata St. Karmen.
Ia kemudian menegaskan visi BPLansia untuk membangun kehidupan lansia yang lebih berkualitas.
“Visi kita adalah lansia sehat, lansia berguna, lansia panjang umur dan berbahagia,” tegasnya.
Kegiatan di Monas turut dihadiri jajaran pemerintah, Pengurus Pusat BPLansia Indonesia, Pengurus BPLansia DKI Jakarta, pengurus lima wilayah serta para anggota lansia.
Kehadiran DR Ali Maulana Hakim selaku Sekwilda Kesra DKJ turut memperkuat dukungan terhadap kegiatan tersebut.
St. Karmen Siregar menutup kegiatan dengan menyampaikan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta selamat kepada pengurus BPLansia lima wilayah DKI Jakarta yang telah dilantik.
Ia berpesan agar seluruh pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Jalankan amanah ini dengan disiplin, taat aturan, tulus, ikhlas dan jujur. Mari kita bersama-sama mewujudkan lansia sehat, berguna, panjang umur dan bahagia,” pungkas St. Karmen Siregar.












